Kristus telah wafat dan bangkit hanya satu kali dan untuk semua orang tetapi kuasa kebangkitan
– inilah bagian dari perbudakan kejahatan
- harus dilaksanakan pada setiap saat di ruang konkret kehidupan kita, setiap
hari. Berapa banyak gurun pasir manusia masih harus lewati. Terutama gurun pasir yang ada di
dalam dirinya ketika ia tidak memiliki kasih Allah untuk sesama. Namun rahmat Allah dapat menghihas
dengan bunga lahanyang kering dapat memulihkan
menghidupkan tulang kering. "(Papa Francesco)
"Wajah-Mu kucari ya Tuhan, janganlah Kau sembunyikan Wajah-Mu daripadaku" (MZM 27,8-9).
Translate
Minggu, 31 Maret 2013
Kamis, 14 Februari 2013
Suster Wajah Kudus - Kupang
KUPANG
PAUD MARIA PIA
Maria Pia adalah sebuah nama yang
harum dan menawan nama dari seorang ibu yang melahirkan cinta dan
perhatian yang tulus bagi anak- anak pencinta Sang Wajah Kudus Yesus. Maria Pia
sungguh sangat dikenang dalam seluruh
kehidupan anak- anaknya karena kesaksian kasihnya yang rela memberi dari
kesederhanaan dan kekurangannya. Ia memberikan sampai titik penghabisan. Karena
itu nama Maria Pia perlu di abadikan dalam kehidupan para penerusnya agar nama
itu tidak lenyap ditelan kesibukan dan hiruk pikuknya dunia. Selain itu juga
agar nama indah Maria Pia menjadi sebuah nama yang tak terhapuskan
dari setiap hati yang mencintai dan mengenal kehidupannya karena nama
itu telah diukir indah dan
dimeteraikan dengan tinta EMAS dalam setiap hati dan nubari. Kemarin, hari ini dan besok nama itu akan
semakin indah karena nama itu menjadi nama sebuah LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA
DINI (PAUD) di komunitas CSV Kupang yang sudah mulai berjalan dari tanggal 02
Oktober 2012 dengan jumlah murid sebanyak 14 orang yang terdiri dari 10 anak laki –laki dan 4 anak perempuan. anak – anak
tersebut dari keluarga TNI dan
POLRI. PAUD Maria Pia melaksanakan
kegiatan dari hari senin sampai hari jumat.
Hal utama yang di perhatikan dan diutamakan dalam seluruh kegiatan
dari lembaga pendidikan ini selain dari segi kognitif dan motorik tetapi
juga dari segi
spirituil untuk mencari dan menemukan
yang hilang serta rela berbagi dalam kesederhanaan tanpa
memandang wajah dan latar belakang. Mohon doa dan dukungan untuk PAUD MARIA PIA agar berkembang sesuai rencana dan kehendak Allah yang Kuasa. Sr. Femy,CSV
Sabtu, 26 Januari 2013
Mengikrarkan kaul-kaul suci
Mengikrarkan kaul-kaul suci dalam Kongregasi Suster- Suster Wajah Kudus untuk mencari , menemukan
dan melayani Tuhan dalam diri sesama.
Menyerahkan diri seutuhnya bagi Tuhan yang lebih dahulu
telah mengasihi
manusia, mencarinya untuk menyelamatkannya.
Membiarkan diri dibentuk
oleh Sang Pencipta agar semakin hari semakin
menjadi serupa.
Profisiat sr.
Emiliana
Rabu, 16 Januari 2013
Hujan
Kali mati di Wair Koting
Saat musim hujan anak-anak
senang berenang di kali mati
sambil dengan cerah ceria
mereka menunjukkan
kegembiraan.
senang berenang di kali mati
sambil dengan cerah ceria
mereka menunjukkan
kegembiraan.
Rabu, 09 Januari 2013
Suster Wajah Kudus di Rutan
SOLIDARITAS NYATA BAGI PARA NARAPIDANA
Pagi itu, Rabu 26 Desenber 2012, Rumah Tahanan (
RUTAN ) Maumere, dipadati oleh para Suster Wajah Kudus, Sahabat - Sahabat Wajah
Kudus dan Orang Muda Katolik (OMK ) Paroki Koting yang berjumlah
kurang lebih 60 orang, untuk menyatakan solidaritas bersama para narapidana
dalam Perayaan Natalan Bersama.
Kegiatan ini disponsori oleh para suster
Wajah Kudus dibawah pimpinan sr. Aloisia, CSV seorang pemerhati kehidupan
spiritual para Narapidana.
Kedatangan dan kelahiran bayi Yesus di
palungan hina merupakan wujudnyata solidaritas Allah bagi manusia. Dengan
kesadaran inilah manusia dipanggil untuk
menyatakan solidaritasnya kepada sesama manusia, khususnya mereka yang sangat
membutuhkan kehadiran, penghiburan dan pembebasan.
Terdorong oleh kesadaran ini, maka kami
merayakan acara Natalan bersama di rumah Tahanan bersama saudara-saudara kami
yang membutuhkan perhatian, cinta, penghiburan, kekuatan serta pembebasan dan
pertobatan.
Seluruh rangkaian acara diawali dengan perayaan
Ekaristi yang dipimpin oleh Rm. Yoris Role, Pr dengan koor meriah yang
dibawakan oleh OMK Koting. Seuasai misa
dilanjutkan dengan acara hiburan sederhana dan makan bersama…sungguh indah.
Dengan semangat cinta kasih, para suster, sahabat-sahabat Wajah Kudus serta OMK
segera mempersiapkan segala keperluan makan yang telah disiapkan dari rumah
masing-masing untuk diberikan kepada para Narapida. Semua sibuk melayani dengan
senyum penuh kegembiraan. Para narapidana menikmati makanan dengan sukacita.
Mereka semuanya kenyang, bahkan yang sisapun dihantar ke dapur umum sebagai
persiapan makan malam…sungguh tulus hatimu saudara…terimakasih atas
kebaikannmu…kata seorang narapidana…
Setelah selesai makan, semua membereskan
segala perlengkapan dan dilanjutkan dengan menari bersama sebagai suatu
hiburan…kira-kira pukul 14.00 kami berpamitan untuk kembali ke Koting dengan
meningggalkan suatu kenangan yang membahagiakan karena kami telah membahagiakan
mereka dengan kebahagiaan kristus sendiri.
KASIH SEJATI………………
KASIH SEJATI….ADALAH KASIH YANG SIAP UNTUK
MEMBAGI
KASIH SEJATI….ADALAH KASIH YANG MELAYANI
TANPA PILIH KASIH
KASIH SEJATI….ADALAH KASIH YANG MEMBERI
TANPA TUNTUT DIBERI
KASIH SEJATI ….ADALAH KASIH YANG MEMILIKI
HATI YANG TAK TERBAGI
KASIH SEJATI ADALAH SOLIDARITAS ABADI..
Sr.
Emiliana Sepe, CSV
Suster Wajah Kudus dan anak-anak SEKAMI Koting
Hari Minggu tanggal 06 Januari 2013, Gereja
Katolik sejagat merayakan hari Raya Penampakan Tuhan ( Epifani ). Pada hari yang
sama dirayakan peringatan 170 tahun berdirinya Serikat Kanak– Kanak Misioner atau
di Indonesia dikenal dengan nama Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner
(
SEKAMI ). Pada tahun ini tema yang diangkat adalah “ Anak dan Remaja Katolik bertumbuh dalam Iman
dan Kebenaran”. Hal ini ada hubungannya dengan Tahun Iman dan juga 50 tahun
Konsili Vatikan II yang dirayakan pada tahun ini.
Bertolak dari tema ini dan didorong oleh
semangat Misioner yang telah menjiwai kehidupan anak dan remaja missioner
Koting, maka hari itu, Minggu 06 Januri 2013, dibawah kuyuran hujan mereka
sungguh menunjukan iman dan kecintaan mereka kepada Yesus kecil yang adalah
sahabat mereka. Hal ini terbukti jelas
pada kesaksian nyata pada perayaan Ekaristi dan aksi Tiga Raja.
Hujan terus berguyuran sejak malam hingga
pagi bahkan sepanjang hari. Anak dan Remaja Misioner mendapat tugas menanggung
perayaan Ekaristi mulai dari komentator,
ajuda, doa umat, mazmur, koor serta malaikat dan Tiga Raja. Hujan tidak mereka
hiraukan, sehingga dengan cara apapun
bahkan dua kali harus mengganti pakaianpun mereka rela asalkan mereka dapat
mengikuti Perayaan Ekaristi. Karena
hujan yang tak henti sehingga perayaan Ekaristipun dimolorkan satu jam
kemudian yang belangsung dengan baik dan meriah, walaupun banyak
kursi atau bangku yang kosong.
Pastor paroki Koting Rm. Vinsensius Ferrer Mere Ende, Pr, dalam kotbahnya, menegaskan kepada anak SEKAMI bahwa kamu harus
menjadi anak missioner yang rajin, tekun, setia, baik dan beriman, serta setia
menjalankan semboyan SEKAMI yakni : Doa, Derma Kurban dan Kesaksian (
2D2K ) dalam hidupmu mulai dari rumah, sekolah dan masyarakat. Sebelum berkat penutup diadakan berkat meriah
bagi anak dan remaja khususnya para petugas aksi Tiga Raja.
Seusai Perayaan Ekaristi anak - anak SEKAMI diatur oleh para animator/animatris lingkungan
atau KUB masing-masing dan langsung menjalankan misi kunjungan ini. Hujan bukan
menjadi penghalang bagi kegiatan mereka. Dengan semangat cinta penuh
pengorbanan seperti semangat Tiga Raja, Gaspar, Melkior dan Baltasar yang
mencari Yesus, anak-anak terus berjalan masuk keluar rumah untuk membawa berkat
Yesus……luar biasa.. " Demi Yesus biar kami basah tidak apa-apa " kata sekelompok anak
kepada animatris yang sempat menahan mereka karena hujan semakin deras.
Anak dan remaja telah dijiwai oleh semangat
misioner, sehingga tugas dan perutusan sungguh mereka jalankan dengan kesadaran,
kesetiaan dan penuh tanggung jawab.
Hari itu juga tugas mulia kunjungan dari
rumah ke rumah di lingkungan dan KUB masing-masing, untuk membawa berkat Yesus dapat diselesaikan
dengan baik. Walaupun basah kuyup, mereka pulang ke rumah dengan sukacita
disambut oleh orang tua yang penuh cinta. Terima kasih anak SEKAMI Koting,
Tuhan Yesus Sahabatmu selalu memberkatimu.
SEKAMI Koting……….YES…!......Maju
terus……….ya, pasti…
Sr.
Emiliana Sepe, CSV
Langganan:
Postingan (Atom)
