Translate

Jumat, 23 Mei 2014

Cahaya Wajah Yesus !



Wajah Yesus adalah wajah yang bercahaya. 
             "Wajah-Mu ku cari.." 
Cahaya wajah-Nya terang, cahaya yang menunjukkan cinta di mana kita manusia
 mendapatkan rasa aman dan damai. 
 Cahaya-Nya adalah cahaya kemuliaan ketika ia berada di gunung Tabor. 
Kita manusia dipanggil untuk memancarkan Sinar kasih wajah Yesus ke dataran sekitar, kepada sesama kita. 
Kemuliaan-Nya di Gunung Tabor dan penderitaan-Nya sungguh menjadi bagian utuh dalam kehidupan para pengikut-Nya.
 Kuncinya hanya satu, “Dengarkanlah Dia!”

Selasa, 20 Mei 2014

Mencari Wajah Allah



Hati manusia rindu untuk berjumpa dengan Allah, namun dimanakah wajah Allah dapat dijumpai? 
Di lain pihak, ternyata Allah pun rindu untuk bahwa kehadiran-Nya dalam kehidupan manusia disadari oleh manusia.
 Ia hadir dalam diri Yesus Kristus, Putra Terkasih-Nya. (bdk. Kol 1:15). 
Namun Allah juga dapat dijumpai dalam diri saudara-saudara yang kecil, lemah dan hina-dina...



Sebenarnya siapakah yang lebih dulu mencari? Allah atau manusia? Mampukah manusia mencari wajah Allah? 

Mengapa manusia sulit mencari wajah Allah?  
Mungkin  karena kita berpikir bahwa wajah Allah sangat jauh, diluar jangkauan kita.
 Mungkin karena kita berusaha mencari-Nya seorang diri, tanpa iman dan cinta. Hati yang penuh cinta.
Mungkin karena kita bertahan dalam dosa tanpa bertobat.

Lain halnya dengan manusia, ketika Allah mencari manusia, ia tergerak oleh karena belas kasih-Nya, karena manusia berharga di mata-Nya. Dan Ia mau mengangkat manusia menjadi anak-anak Allah.

Angkatlah matamu dan mencarilah Wajah Allah dalam dirimu, dalam diri sesama dan lingkunganmu.

Jumat, 02 Mei 2014

Beata Pia Mastena

      Kita harus menyebarkan keharuman Yesus; Sang Kristus, Sang Pengantin yang Tak Bernoda. Semoga Roh Ilahi-Nya selalu menjadi cermin bagi sikap hidup kita. Kita harus meninggalkan jejak yang baik, agar jiwa-jiwa semakin terhibur dan semangat untuk berbuat kebajikan semakin dikobarkan.  (Catatan 9, hal. 10)