Translate

Sabtu, 10 Januari 2015

Yesus dibaptis !


 

"Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." 
 

"Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." (Luk 3:21-22).

Untuk mengawali tugas perutusanNya Yesus menyatukan diri dengan orang banyak/masyarakat antara lain minta dibaptis oleh Yohanes, dan ketika selesai pembaptisan terdengarlah suara dari sorga: Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.
Dibaptis berarti dibersihkan, disucikan sehingga yang bersangkutan bersih dan suci serta berkenan bagi Tuhan maupun sesamanya. Bukankah ketika dibaptis kita juga merasakan atau menghayati pengalaman tersebut? Maka baiklah kita dengan rendah hati serta bantuan rahmat Allah senantiasa berusaha menjaga, merawat dan mempertahankan kebersihan atau kesucian kita, tentu saja tidak sendirian melainkan bersama-sama dengan saling membantu dan mengingatkan.
Maka pada pesta pembaptisan Tuhan ini, kita diajak untuk memperbarui hubungan kita dengan Allah, untuk mempererat hubungan kita dengan-Nya supaya kita dapat hidup seperti Yesus hidup.
 Yesus ini sendiri mengatakan bahwa makanan-Ku adalah melakukan kehendak Bapa (Yoh 4:34). Hal ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang Yesus perbuat, Ia lakukan dalam persatuan dengan Bapa-Nya. Inilah tujuan akhir dari pembaptisan kita, supaya kita hidup dalam persatuan dengan Allah dan apapun yang kita lakukan, kita lakukan untuk Dia (Kol 3:17).
Semoga kita juga menjadi anak-anak yang dikasihi Allah, yang kepada kita Ia berkenan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar